Mari Membantu untuk Mengembalikan Harapan dan Senyuman Ahmad Sopyan

 

Ahmad Sopyan berusia 14, sejak usia 3 tahun sudah berpisah dengan ibu kandung. Sang anak dibawa sang bapak pindah ke kota Bandung. Setelah perceraian kedua orang tuanya yang sudah 11 tahun, kabar keberadaan Ahmad Sopyan beserta bapak kandungnya hilang seolah raib ditelan bumi. Hingga, hari raya Idul Adha 1438 H adalah moment kebahagiaan pihak keluarga besar Ahmad Sopyan yang tinggal di Kampung Tegal Sereh, Desa Cimangkok, Kabupaten Sukabumi.

Keberadaan sang anak akhirnya menemukan titik terang. Setelah melakukan pencarian bertahun-tahun yang dilakukan sang ibu kandung, kini membuahkan hasil. Sang paman yang yang tinggal di Kota Bandung sudah terus berupaya menelusuri keberadaan ibu kandung sang anak dan berbekal alamat yang tercantum dalam surat nikah sang ibu, keberadaan keluarga si ibu berhasil ditemukan.

Kabar bahagia disambut semua keluarga besar Ahmad Sopyan yang tinggal di Sukabumi, tetapi, suasana bahagia tidak berlangsung lama. Seketika berubah menjadi tangisan, setelah kondisi sesungguhnya sang anak diketahui pihak keluarga.

Pihak keluarga yang senantiasa berharap kabar baik dan terus bermimpi kepulangan Ahmad Sopyan ke Sukabumi, tidak sesuai harapan mereka. Kini, kondisi sang anak hanya bisa tergolek lemas di ruang rawat inap RSUD Kota Sukabumi, hanya terlihat selang yang masuk ke dalam saluran hidung dan tangan guna mensuplay nutrisi ke dalam tubuhnya.

Entah berapa tahun lamanya sang anak diterlantarkan bapak kandung nya sendiri, sampai kondisi sang anak kini sungguh sangat ironis dan memprihatinkan. Pada usia 14 tahun, berat badan sang anak mungkin tak lebih dari hitungan jumlah umurnya. Badan hanya tinggal menyisakan tubuh kering kerontang dan terlihat hanya tulang berbalut kulit.

Entah apa yang menjadi permasalahan sang bapak hingga tega berbuat seperti itu kepada anaknya, yang tak lain anak kandungnya sendiri. Selain kekurangan gizi akut, Ahmad Sopyan pun sama sekali tak pernah menginjakan kaki di bangku sekolah, alias “NOL BESAR” dalam segi pendidikan.

Kini, Ahmad Sopyan membutuhkan bantuan dan uluran tangan kita semua untuk mencukupi kebutuhan susu nutrisi serta biaya lainnya. Mari membantu untuk mengembalikan senyum serta kondisi tubuh sang anak yang kini habis karena kekurangan gizi. Mari kita ambil bagian demi terwujudnya secuil senyum harapan dan masa depan sang anak.

Kami juga berharap pihak berwenang bisa secepat mengusut tuntas kasus sang bapak kandung sesuai hukum yang berlaku di negara ini.

 

Dengan rasa perhatian dan keprihatinan yang mendalam atas kondisi Ahmad Sopyan, kami sangat berharap saudara yang membaca tulisan ini mau tergerak turut membantu kesehatan anak tersebut.

Bantuan bisa di salurkan melalui Rek BCA 3770189518 a/n Ahmad Saripan.
Untuk konfirmasi bantuan via WA di 081381855626 (ipong). SABUMI VOLUNTEER.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *